BATUI, WACANA PUBLIK – Benar kata orang bijak, menciptakan pendidikan yang berkualitas itu tidak semudah orang bayangkan seperti hanya membalikan telapak tangan saja. Namun hal tersebut, butuh usaha dan upaya serta pengorbanan yang tidak sedikit. Bukan hanya itu, faktor sarana dan prasarana serta faktor tenaga pendidik juga harus terpenuhi.
Berkaitan dengan faktor sarana dan prasarana itu, misalnya di SD Negeri Pembina Batui Kecamatan Batui, Kabupaten Banggai di tahun anggaran 2025 ini, banyak mendaptkan kucuran dana proyek pembangunan saraana dan prasaraana sekolah lewat dana APBD tahun 2025.

Kegiatan proyek pembanguan sekolah itu antara lain rehab ringan Ruang Kelas Belajar (RKB) sebanyak 3 lokal RKB dengan anggaran sebanyak Rp 199 juta lebih, dan proyek pembangunan 2 lokal RKB bangunan baru dengan anggaran senilai ratusan juta rupiah.
Bukan hanya itu, ditahun anggaran 2025 ini, SD Negeri Pembina juga mendapatkan proyek pembaanguan pagar sekolah yang nilai anggarannya hampir mencapai Rp 200 juta serta proyek pembanguan tempat perparkiran yang anggaran juga cukup lumayan besar.
Ketika bincang bincang dengan Wacana Publik di ruang kerjanya, belum lama ini, Kepala Sekolah SD Negeri Pembina Batui, Kecamatan Batui Kabupaten Banggai, Isna Makarau, S.Pd mengatakan, guna meningkatkan mutu pendidikan yang berkualitas di sekolahnya, alhamdulilah di tahun anggaran 2025 ini ada sejumlah pekerjaan proyek pembangunan sarana dan prasarana masuk di sekolahnya.
Menurut Isna Makarau itu, sejumlah proyek pembangunan sekolah yang ada antara lain meliputi rehab ringan 3 lokal RKB dan 2 lokal RKB bangunan baru dengan anggaran semua itu mencapai ratusan juta. Selain itu, lanjut Isna Makarau, juga ada pembanguan proyek pagar sekolah dan tempat perparkiran.
Terkait dengan kondisi guru yang ada di sekolahnya, ungkap Isna Makarau, ada sebanyak 6 guru kelas dengan jumalah murid sebanayak 193 orang yang terbagi dalam 6 RKB yang ada. Untuk saat ini pihaknya juga masih membutuhkan 2 orang tenaga guru bidang studi untuk muatan lokal yaitu guru bidang studi bahasa ingris dan bahasa saluan.
Dibagian lain, untuk penerimaan manfaat Makanan Bergizi Gratis (MBG) bagi siswa yang ada di sekolahnya, Isna Makarau, mengakui bahwa kurang lebih sudah jalan 3 bulan terakhir sejumlah siswa yang ada telah menerima dengan baik progran dari pemerintah Presiden Prabowo Subianto tentang tentang pemberian manfaat MBG bagi anak anak sekolah.
” Kami bersyukur dan berterim akasih kepada Presiden Prabowo Subiato dengan progran MBG nya anak bisa jadi tumbuh dengan sehat. Selain itu juga, dengan kehadiran MBG ini bisa menekan anggaran bagi orang tua murid untuk uang jajan anak di sekolah, ” ungkap Isna Makarau. * (tas/wacana publik)


















