BANGKEP, WACANA PUBLIK – Sejumlah organisasi kepemudaan dan tokoh pemuda di Kabupaten Banggai Kepulauan menyatakan penolakan terhadap rencana alih fungsi Gedung Graha Pemuda Banggai Kepulauan menjadi Kantor Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu).
Gedung Graha Pemuda selama ini merupakan simbol perjuangan, kreativitas, serta pusat aktivitas kepemudaan yang telah digunakan untuk berbagai kegiatan sosial, pendidikan, olahraga, seni budaya, dan pengembangan kapasitas generasi muda di daerah. Oleh karena itu, rencana pengalihan fungsi gedung tersebut dinilai tidak sejalan dengan semangat pemberdayaan pemuda yang selama ini dibangun bersama.
Perwakilan pemuda Banggai Kepulauan menegaskan bahwa keberadaan Graha Pemuda memiliki nilai historis dan strategis sebagai ruang publik yang diperuntukkan bagi pengembangan potensi generasi muda. Kehilangan fasilitas tersebut dikhawatirkan akan mempersempit ruang ekspresi, kreativitas, dan partisipasi pemuda dalam pembangunan daerah.
“Kami menghormati keberadaan dan tugas Bawaslu sebagai lembaga negara yang memiliki peran penting dalam mengawal demokrasi. Namun, kebutuhan akan kantor Bawaslu seharusnya tidak mengorbankan aset yang secara khusus diperuntukkan bagi kepentingan pemuda,” ujar perwakilan pemuda Banggai Kepulauan.
Pemuda Banggai Kepulauan meminta Pemerintah Daerah untuk mengkaji kembali rencana tersebut dan membuka ruang dialog dengan seluruh pemangku kepentingan, khususnya organisasi kepemudaan. Pemerintah diharapkan dapat mencari alternatif lokasi yang lebih tepat tanpa menghilangkan fungsi utama Gedung Graha Pemuda.
Melalui pernyataan ini, Pemuda Banggai Kepulauan menegaskan beberapa sikap sebagai berikut:
1. Menolak rencana alih fungsi Gedung Graha Pemuda Banggai Kepulauan menjadi Kantor Bawaslu.
2. Meminta Pemerintah Daerah mempertahankan fungsi Graha Pemuda sebagai pusat kegiatan dan pengembangan generasi muda.
3. Mendorong pemerintah untuk menyediakan fasilitas atau gedung lain yang layak bagi operasional Bawaslu.
4. Mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga aset daerah yang diperuntukkan bagi kepentingan pemuda. Pemuda Banggai Kepulauan berharap pemerintah dapat mengambil keputusan yang bijaksana dengan mempertimbangkan kepentingan jangka panjang pembangunan sumber daya manusia dan generasi muda di daerah. */victor











