Kolam Renang Hampir Nyemplung, Finishing Masih Santai: Proyek GOR Kolam Renang Tahap I Realisasi Hingga Akhir Januari 2026 Capai 93,42 Persen

banner 468x60

LUWUK, WACANA PUBLIK – Proyek pembangunan kolam renang tahap I di Kompleks Gedung Olah Raga (GOR) Kelurahan Kilongan, Kecamatan Luwuk Utara, hingga akhir Januari 2026 belum juga rampung sepenuhnya. Meski demikian, progres fisik pekerjaan telah mencapai 93,42 persen dan saat ini pekerjaannya masih terus dikebut oleh penyedia jasa, CV Yerikho Abadi Luwuk.

Proyek yang dibiayai melalui APBD Kabupaten Banggai Tahun Anggaran 2025 ini menelan anggaran lebih dari Rp14,9 miliar, dengan masa pelaksanaan kontrak selama 150 hari kalender dan seharusnya berakhir pada 31 Desember 2025. Namun, hingga melewati tenggat waktu, pekerjaan fisik belum sepenuhnya selesai sehingga pihak penyedia barang dan jasa mengajukan permohonan perpanjangan waktu ( bisa diberi kesempatan).

banner 336x280

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Banggai, I Putu Jati Arsana, ST.,MT, saat ditemui di ruang kerjanya, belum lama ini, menjelaskan bahwa keterlambatan terjadi bukan karena pekerjaan utama belum selesai, melainkan tersisa pada tahap finishing.

“Kalau progres di akhir Januari itu sebenarnya sudah di kisaran 92 sampai 93 persen. Pekerjaan pengecoran sudah selesai, pemasangan keramik selesai, lantai dua juga sudah on progress dan sebagian besar rampung. Tinggal finishing saja,” ujar I Putu Jati Arsana.

Ia menjelaskan, pekerjaan finishing memang membutuhkan waktu lebih lama karena bersifat khusus dan memerlukan tenaga ahli tertentu.

“Finishing itu pekerjaan halus, pekerjaan seni. Tidak bisa dikerjakan banyak orang sekaligus. Tukangnya juga tenaga khusus, makanya jumlah pekerja tidak banyak,” jelasnya.

Menurut I Puti Jati Arsana, pekerjaan yang tersisa meliputi acian, pengecatan, pemasangan kursi, serta ACP (aluminium composite panel) yang seluruhnya membutuhkan keahlian khusus. Untuk pekerjaan ACP sendiri, kata dia, sudah rampung dan dikerjakan oleh tenaga spesialis.

“Relokasi pekerjaan juga sudah mencapai sekitar 93,42 persen. Saya optimis minggu ketiga sudah bisa 100 persen. Mudah-mudahan sebelum puasa sudah selesai,” katanya.

Ia juga menyebutkan bahwa penyedia jasa memiliki komitmen kuat untuk segera menyelesaikan proyek tersebut, termasuk karena adanya beban denda keterlambatan serta faktor tenaga kerja yang sebagian besar akan kembali ke Surabaya menjelang bulan Ramadan.

“Mereka pasti kejar sebelum puasa. Tukangnya mau pulang kampung, kumpul keluarga. Jadi saya yakin proyek ini tidak akan molor lama,” tambahnya.

Meski sempat melewati jadwal kontrak, PPK menegaskan bahwa secara teknis proyek kolam renang tersebut sudah masuk tahap akhir dan tidak ada kendala berarti di lapangan.

“Kalau progres sudah di atas 90 persen, biasanya tinggal finishing saja. Tidak ada pekerjaan berat lagi. Tinggal sentuhan akhir,” pungkasnya.

Dengan kondisi tersebut, masyarakat Kelurahan Kelomang kini tinggal menunggu waktu sebelum kolam renang yang dinanti-nanti benar-benar siap digunakan dan “nyemplung” perdana bisa dilakukan. */tasiman-wacana publik

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *