Tahun Anggaran 2025 SD Negeri Pembina Luwuk Dapat Dana ABT Sebesar Rp 200 Juta Untuk Pembuatan Taman Sekolah

banner 468x60

LUWUK, WACANA PUBLIK Guna menciptakan suasana sekolan yang indah asri dan nyaman serta menciptakan lingkungan yang sehat bagi anak anak didik di sekolah, dalam tahun anggaran 2025 ini, SD Negeri Pembina Luwuk mendapatkan kuncuran dana ABT (Anggaran Biaya Tambahan) sebesar Rp 200 juta untuk pembuatan tamam sekolah.

Kepala sekolah SD Negeri Pembina Luwuk, Sugeng Mardoan, S.Pd-SD ketika diketika ditemui Wacana Publik di ruang kerjanya, belum lama ini, mengatakan, untuk tahun anggaran 2025 ini pihaknya mendapatkan kucuran dana lewat ABT sebesar Rp 200 juta untuk proyek pembangunan pembuatan taman sekolah.

banner 336x280

Namun, lanjut Sugeng Mardoan, hingga medio Nopember ini pekerjaan pembuatan taman sekolah tersebut belum nampak dimulai. Sehingga ia berharap proyek pembangunan taman sekolah segera dapat direalisasikan, mengingat sudah mau memasiki akhir tahun anggaran 2025.

Menurut mantan Kepsek SD Negeri Maahas ini, pihanya mengakui bahwa ditahun anggaran 2024 lalu, mendapatkan proyek pembuatan pagar sekolah dan pembangunan pintu gerbang sebesar Rp 200 juta. Bukan hanya itu, sebut Sugeng Mardoan, tahun anggaran 2024 yang sama, pihaknya juga mendapatkan proyek pembangunan Ruang Kelas Belajar (RKB) dua lantai atau sebanyak tiga lokal RKB dibawah dan tiga lokal RKB diatas atau sebanyak enam RKB dengan anggaran sebesar Rp 2,7 milyar.

” Kami berharap di tahun anggaran 2026 yang akan datang bisa mendapatkan proyek lanjutan yang sisa dua lokal RKB bertingkat atau sebanyak empat ruang kelas belajar, ” ujar Sugeng Mardoan dengan nada meminta kepada Pemda Banggai melalui dinas teknis terkait yang menangani proyek pembangunan sekolah.

Terkait dengan pekerjaan proyek pembangunan yang ada di sekolahnya, ungkap Sugeng Mardoan, itu berhubungan langsung dengan dinas pendidikan yang ada di kabupaten. Pihak sekolah hanya menerima manfaat dari proyek pembangunan sekolah itu.

Dibagian lain, Sugeng Mardoan mengungkapkan, mengenai jumah RKB yang ada di sekolahnya, ada sebanyak 21 RKB dengan jumlah siswa sebanyak 675 orang siswa. Sedangkan kondisi jumlah guru yang ada sebanyak 26 orang berstatus PNS dan 12 orang guru berstatus P3K dan Paruh waktu serta ditambah 1 orang scurity dan 1 orang cleaning servis. Jadi Total keseluruhannya sebanyak 40 orang di SD Negeri Pembina Luwuk.

” Dengan kondisi jumah guru yang ada dan jumlah siswa sebanyak 675 orang siswa itu, untuk sementara dinilainya sudah bisa terpenuhi atau sudah cukup, ” ujar Sugeng Mardoan dengan terus terang.

Menjawab pertanyaan Wacana Publik tentang proyek lanjutan yang sisa dua lantai atau sebanyak empat ruang belajar, Sugeng Mardoan, menegaskan untuk menanyakan langsung kepada PPK (Pejabat Pembuat Kebijakan ) di Dinas Pendidikan Kabupaten Banggai.

Sementara PPK Dinas Pendidikan Kabupaten Banggai yang menangani proyek sekolah, belum berhasil ditemuinya guna mengkormasi perihal proyek lanjutan tersebut. ” Banyak pejabat yang tugas luar, ” ujar Ningsih salah seorang staf di dinas itu dengan singkat.* (tas/Wacana Publik)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *