TOLISU JAYA, WACANA PUBLIK – Desa Piondo Kecamatan Tolisu Jaya Kabupaten Banggai, terus berkarya berbenah diri untuk menuju desa yang maju serta mandiri. Hal tersebut, dapat dibuktikan dengan berbagai aktifitas masuknya berbagai kegiatan pekerjaan proyek yang ada di desanya di tahun 2025 ini.
Pada tahun anggaran 2025 ini, ada dua titik pekerjaan yang masuk di desanya seperti pekerjaan jalan setapak sementara dalam pekerjaan pemasangan pupling blok dengan panjang kurang lebih 369 meter. Selain itu juga kegiatan proyek pembangunan pagar sekolah SMP Negeri 3 Toili di Desa Piondo.
Ketika bincang bincang dengan Wacana Publik di kediamannya, belum lama ini, Kepala Desa Piondo Kecamatan Tolisu Jaya, Kholil, mengatakan, selain ada pekerjaan jalan setapak dan pagar sekolah, ada juga pekerjaan Rehab Kantor Pengairan dan irigasi dengan dua lantai bertingkat dengan anggaran sebesar Rp 1,1 milyar lebih dengan realisasi fisik sudah mencapai kurang lebih 75 persen dengan pekerjaan sementara pemasangan keramik. Selain itu, juga ada pekerjaan perbaikan jaringan Irigasi induk dan realisasi pekerjaan sudah hampir selesai 100 persen.
Menurut Kholil, terkait dengan pekerjaan yang menggunakan dana Pokir ( dana aspirasi) dari tingkat Provinsi Sulteng belum ada. Sementara dana aspirasi dari kabupaten yang masuk ke Desa Piondo salah satunya adalah jalan usaha tani dan usaha perbengkelan yang diberikan dari dinas sosial kabupaten.
Bukan hanya itu, tambah Kholil, untuk kegiatan pemberdayaan di tahun 2025 ini, ada kegiatan bantuan ternak sapi dan kambing masing masing ada dua kelompok. Sementara menyingging penggunaan dana desa di tahun 2025 ini, sebut Kades Kholil, rencana akan membuat jaringan air bersih yang ada di desanya guna memenuhi kebutuhan masyarakat. Karena air bersih merupakan kebutuhan yang mendasar.
“Melihat situasi dan kondisi waktu yang ada sudah tidak memungkinkan untuk dilaksankan, sehingga kami silfakan untuk dilaksankan ditahun depan. Kita manfaatkan sumber air yang ada di desa dan kita anggarkan sebesar Rp 197 juta,” ungkap Kholil seraya menambahkan bahwa nantinya kalau sudah selesai pekerjaan air bersih kami serahkan pengelolanya ke Bumdes yang ada.
Menurut Kades yang sudah menjabat dua periode ini, terkait dengan penerimaan pajak PBB (Pajak Bumi Bangunan) sudah dapat terealisasikan sebesar 100 persen bahkan lebih dari target yang telah ditentukan. Terkait dengan penerimaan manfaat MBG yang ada di desanya, sebut Kholil, program MBG yang ada di desanya sudah tersalurkan dengan baik dan lancar.
Selain itu, sebut Kholil, pihaknya banyak mengucapkan terima kasih kepada pemerintah pusat atas programnya dalam rangka peningkatan gizi terhadap anak anak Indonesia ini. * (tas/wp)














