“ Panggung Seni Meriah, Air Mata Haru Mengalir: TK Negeri Luwuk Cetak Generasi Hebat “
LUWUK, WACANA PUBLIK – Suasana haru bercampur bangga menyelimuti kegiatan Pelepasan dan Pentas Seni TK Negeri Luwuk Tahun Ajaran 2025-2026 yang digelar meriah dengan mengusung tema “Siapkan Anak Hebat, Cerdas dan Berakhlak Menuju Indonesia Emas.”
Tawa riang, penampilan seni yang menggemaskan, hingga momen perpisahan penuh haru menjadi warna tersendiri dalam kegiatan yang menandai berakhirnya masa pendidikan taman kanak-kanak bagi puluhan peserta didik tersebut.
Kepala TK Negeri Luwuk, Rosnalita Laepo, S.Pd dalam laporannya menyampaikan bahwa sebanyak 81 siswa resmi dilepas untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya.

Ia berharap seluruh peserta didik yang telah menyelesaikan pendidikan di TK Negeri Luwuk terus mengejar cita-cita dan mimpi mereka.
“Gapailah terus mimpi kalian. Kelak kalian harus menjadi manusia yang berguna bagi bangsa, negara, agama dan keluarga,” pesan Rosnalita di hadapan para siswa dan orang tua.
Menariknya, tingginya kepercayaan masyarakat terhadap TK Negeri Luwuk terlihat dari membludaknya minat pendaftaran siswa baru. Menurut Rosnalita, hingga saat ini sedikitnya 86 formulir pendaftaran telah tersebar kepada masyarakat.
Namun karena keterbatasan ruang belajar yang tersedia, pihak sekolah terpaksa menutup sementara pendaftaran peserta didik baru.
“Melihat kondisi ruang yang ada saat ini, maka pendaftaran kami tutup terlebih dahulu,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Komite TK Negeri Luwuk, Drs. Tasiman, S.Pd.,SH.,MH menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berperan dalam mendidik anak-anak hingga menyelesaikan pendidikan taman kanak-kanak.
Menurutnya, keberhasilan tersebut tidak lahir secara instan, melainkan hasil kerja sama antara sekolah, guru, orang tua dan anak-anak itu sendiri.
“Kami mewakili seluruh orang tua mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada kepala sekolah, para guru dan seluruh staf yang telah mendidik, membimbing dan menjaga anak-anak kami dengan penuh kasih sayang,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa anak-anak tidak hanya memperoleh ilmu pengetahuan selama belajar di TK Negeri Luwuk, tetapi juga mendapatkan bekal karakter berupa sopan santun, kedisiplinan, kebersamaan, kerja sama dan nilai-nilai moral yang akan menjadi fondasi penting dalam kehidupan mereka.
Tasiman juga mengakui bahwa mendidik anak usia dini bukanlah pekerjaan yang mudah. Dibutuhkan kesabaran, ketelatenan dan pengorbanan besar dari para guru untuk menghadapi berbagai karakter anak yang berbeda-beda.
“Kami tahu mendidik anak-anak bukan perkara ringan. Karena itu kami memberikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada para guru yang telah sabar membimbing mereka,” katanya.
Kepada para siswa yang dilepas, Tasiman menyampaikan ucapan selamat sekaligus pesan penuh makna.
“Hari ini kalian telah menyelesaikan satu babak penting dalam kehidupan. Kami bangga kepada kalian. Tapi perjalanan masih panjang, tantangan ke depan lebih besar. Teruslah belajar dan jadilah generasi yang cerdas, berakhlak, bertanggung jawab dan berguna bagi masyarakat,” pesannya.
Dalam suasana yang penuh kehangatan, Tasiman bahkan menyampaikan bahwa bukan hanya anak-anak yang lulus pada hari itu.
“Kalau anak-anak lulus dari TK, maka orang tua juga lulus dari fase pengasuhan yang penuh tantangan. Ada tangisan, ada lelah, ada perjuangan ekonomi, ada kesabaran yang diuji setiap hari. Jadi hari ini orang tua juga layak diberi ucapan selamat,” ujarnya yang langsung disambut tepuk tangan hadirin.
Acara pelepasan dan pentas seni tersebut ditutup dengan berbagai penampilan kreatif siswa yang menghibur para tamu undangan. Dari tarian, nyanyian hingga pertunjukan edukatif, seluruh penampilan menjadi bukti bahwa anak-anak TK Negeri Luwuk tidak hanya tumbuh cerdas secara akademik, tetapi juga berani tampil, percaya diri dan siap menapaki jenjang pendidikan berikutnya.
Dengan semangat menuju Indonesia Emas, 81 bocah kecil itu kini resmi meninggalkan bangku taman kanak-kanak. Mereka membawa bekal ilmu, karakter dan mimpi-mimpi besar yang suatu hari nanti diharapkan menjadi kebanggaan daerah, bangsa dan negara. */tasiman














