SD Negeri Tirtasari Kecamatan Toili Mengusulkan Proyek Pembangunan Pagar Sekolah Sepanjang 200 meter Tahun 2026

banner 468x60

TOILI, WACANA PUBLIK – Proyek pembangunan pagar sekolah di Kabupaten Banggai pada umumnya bersifat sporadis dan diajukan sekolah melalui proposal untuk peningkatan keamanan serta kenyamanan belajar siswa di sekolah.

Berkaitan dengan proyek pembangunan pagar sekolah itu, seperti halnya di SD Negeri Tirtasari Kecamatan Toili, Kabupaten Banggai, mengusulkan lewat proposalnya tahun 2026 yang akan datang untuk proyek pagar sekolah belakang sepanjang 200 meter.

banner 336x280

Kepala sekolah SD Negeri Tirtasari Kecamatan Toili, I Nengah Terbit, S.Pd kepada Wacana Publik di ruang kerjanya belum lama ini mengatakan, utntuk tahun anggaran 2025 ini pihaknya hanya mendapat bantuan berupa Smart Board ( papa tulis pintar ) untuk proses belajar mengajar.

Rencana untuk tahun depan 2026 yang akan datang, lanjut I Nengah Terbit, pihaknya akan mendapatkan sebanyak 2 Smart Board, sehingga total untuk smart board menjadi 3 guna meningkatkan proses belajar mengajar di kelas menjadi baik serta lebih efektif.

Menurut I Nengah terbit, di tahun 2026 yang akan datang, selain mengusulkan pagar sekolah yang ada di belakang sekolah, pihaknya juga mengusulkan rehab untuk Ruang Kelas Belajar (RKB) sebanyak 3 lokal mengingat kondisi ke 3 RKB tersebut sudah mulai rusak.

Ketika disinggung mengenai jumlah siswa yang ada disekolahnya, sebut I Nengah terbit, ada sebanyak 200 orang siswa yang tersebar di 6 kelas yang ada dari kelas 1 hingga kelaas 6. Terkait juga dengan keadaan jumlah guru di sekolahnya, ungkap I Nengah terbit dinilainya untuk sementara sudah cukup. Namun pihaknya masih membutuhkan tenaga guru kelas untuk 1 orang lagi, karena 1 orang guru kelas sudah mau memasuki purna bhakti.

Menyinggung masalah penyaluran progran MBG untuk anak didiknya yang ada di sekolahnya, ujar I Nengah Terbit, pemanfaatan program MBG sudah berjalan dengan baik sejak bulan Oktober 2025 lalu hingga sekarang dan tidak ada masalah dan berjalan dengan lancar.

“Kami melihat dengan munculnya program MBG yang disalurkan oleh pememrintah lewat SPPG yang ada itu, ada pengaruhnya tentang belajar siswa menjadi tambah meningkat. Selain itu juga, bisa mengurangi beban orang tua tsiswa terhadap uang jajan anaknya menjadi berkurang karena sudah kenyang di sekolah,” tandas I Nengah Terbit dengan nada serius. * ( tas/wp )

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *