Program JEMBOL Mendukung Suksesnya Pelayanan Administrasi Kependudkukan Dinas Dukcapil Banggai Kepulauan Dapat Terlayani Dengan Baik & Memuaskan

banner 468x60

BANGKEP, WACANA PUBLIK – Pengurusan Administrasi Kependudukan di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep) menunjukan upaya yang baik dan sukses dalam mempermudah pelayanan melalui inovasi seperti program JEMBOL (Jemput Bola) dan inplementasi SIAK. Namun seperti layanan publik lainnya, efektifitasnya dapat bervariasi dengan fokus pada komitmen untuk melayani dan memfasilitasi masyarakat terutama masyarakat yang tinggal di daerah terpencil.

Kenapa masuk dalam kategori Indikasi baik dan sukses. Misal, program Jembol, Dinas Dukcapil Bangkep melakukan pelayanan kelling untuk mendekatkan layanan kepada masyarakat terutama di desa desa terpencil , sehingga warga tidak perlu jauh jauh ke Ibukota Salakan dan menghemat biaya transportasi.

banner 336x280

Begitu juga tentang Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK) berjalan dengan baik. Penerapan SIAK membantu petugas mengolah data lebih teratur dan akurat yang berdampak pada pelayanan yang lebih baik dan ketepatan waktu.

Ketika bincang bincang dengan Wacana Publik di ruang kerjanya, belum lama ini, Kepala Dinas Dukcapil Kabupaten Bangkep Harli A.Maseng, S.Pd.,MSi mengatakan, dengan adanya pelayanan program adm kependudukan keliling ini, tidak lain adalah untuk menyahuti adanya kebutuhan masyarakat yang ada.

“Adanya program kelililing menunjukan komitmen untuk melayani dan mempermudah warga dalam mengurus dokumen seperti KK, KTP elektronik dan akte kelahiran serta adm kependudukan lainnya. Sehingga hasil penelitian menunjukan bahwa Dukcapil Bangkep berada pada kategori sangat baik dan efektif dalam hal pelayanan publik, ” ujar Harli A.Maseng.

Menurut Harli A.Maseng, untuk pelayanan administrasi kependudukan seperti KTP elektronil dari target yang ditetapkan untuk tahun 2025 ini hingga Medio Desember 2025 ini sudah terealisasikan 100 persen bahkan lebih. Begitu juga, lanjut Harli A.Maseng, pelaynan administrasi kependudukan lainnya seperti KK dan akte kelahiran dan sebagainya juga dapat terealisir dan terlayani dengan baik.

Namun kata Hali A.Maseng ini, ada sedikit terkendala dalam pelayanan administrasi kependudukan lainnya seperti IKD ( Identitas Kependudukan Digital ) dari target Nasional sebesar 40 persen, namun hingga sekarang yang bisa terlayani sekitar 10 persen lebih. Hal tersebut terkendala dengan adanya HP Android yang ada termasuk masalah jaringan yang sulit terjangkau. * (tas/wp)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *