LUWUK, WACANA PUBLIK – Hari Anti Korupsi Sedunia (Acordia) yang jatuh setiap tanggal 9 Desember itu, seluruh negara di penjuru belahan dunia ikut memperingatinya atau merayakannya dan tidak terkecuali juga di Negara Indonesia dengan berbagai macam kegiatan yang ada.

Seperti halnya di Luwuk Kabupaten Banggai Provinsi Sulawesi Tengah, Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea & Cukai Tipe Madya Pabea C Luwuk, dalam memperingati hari Anti Korupsi Sedunia mengelar suatu kegiatan upacara atau apel bersama di halaman kantornya sendiri.
Bukan hanya itu, Kantor Bea & Cukai Luwuk (BCL) juga menggelar kegiatan seperti mengundang para pengguna jasa untuk berkumpul dan berdiskusi guna menyampaikan pesan pesan tentang “Anti Korupsi” yang selama ini selalu didengungkan dengan slogan slogan anti korupsi. Kegiatan ini berlangsung di tempat Apreskap Kelurahan Simpong beberapa waktu yang lalu.
Ketika bincang bincang dengan Wacana Publik belum lama ini di kantornya, Kepala Bea Dan Cukai Luwuk, melalui bidang humasnya, Iwan mengatakan, dengan dilaksanakan kegiatan semacam diskusi ini untuk menghimbau kepada masyarakat dan atau para pengguna jasa untuk tetap komitmen dan menjaga integritas baik dalam melaksankan tugas maupun dalam kegiatan sehari hari di dalam masyarakat.
” Sehingga kami berharap mereka ( pengguna jasa ) dalam kegiatan momen semacam ini, untuk tetap berkomitmen menjaga integritas yang tinggi tentang anti korupsi, ” ujar Iwan
Ia menghimbau kepada para penguna jasa yang diundang, kalau ada sesuatu permasalahan atau keluhan yang berkaitan dengan pelayanan Bea dan Cukai Luwuk selama ini, dipersilahkan untuk mengajukan pengaduan. Jadi pegawai di jajaran Bea dan Cukai tetap terjaga integritasnya.
Dalam momen memperingati hari Anti Korupsi Sedunia ini, kata Iwan, juga diadakan kegiatan Gim (semacam hiburan) dan ada juga kegiatan testimoni untuk menjaring semacam aspirasi apakah pelayanan yang dilakukan Bea dan Cukai Luwuk selama ini ada pengeluhan atau ada kekurangan guna perbaikan kedepannya.
“Jadi kegiatan yang kita lakukan untuk menjaring aspirasi yang ada, apakah kegiatan pelayanan yang dilakukan Bea dan Cukai Luwuk selama ini sudah berjalan dengan baik atau masih ada kekurangan atau ada pengeluhan guna perbaikan kedepannya, ” ujar Iwan menambahkan.
Dikatakannya, jadi hari anti korupsi sedunia diperingati dalam satu tahun sekali setiap 9 Desember oleh negara negara dibelahan dunia. Untuk kegiatan momen kumpul bersama itu dilakukan di tempat Aprescup Kelurahan Simpong belum lama ini.
Adapun yang diundang pada acara memperingati hari Anti Korupsi sedunia itu ada sekitar 12 perusahaan antara lain, dari perusahaan seperti DSLG Dongi Sinoro, PT.PAU dan termasuk para pengusaha barang dan jasa yang kena cukainya dan juga Cellend di Estrela dan perwakilan dari hotel, dari SASL (Ekspor bahan kelapa) serta juga dari Pertamina dan perusahaan Aspal yang ada di Pagimana.
“Pada intinya kegiatan dalam momen seperti ini untuk mengingatkan kembali kepada masyarakat dan pengguna jasa untuk tetap berkomitmen dan menjaga integritas untuk memerangi korupsi yang ada,” tegas Iwan
Dibagian lain Iwan menyebutkan, bahwa pihaknya belum lama ini sudah melaunching suatu aplikasi yang namanya ” BCL Jaga in ” Bea Cukai Luwuk jaga in itu integritas. BCL Jaga ini itu adalah suatu aplikasi yang dibuat oleh Kantor Bea dan Cukai Luwuk untuk memastikan bahwa antara pengguna jasa dengan Bea Cukai Luwuk terkoneksi benar benar untuk menjaga integritas dalam menjalankan tugasnya,
Demikian juga bagi pengguna jasa setelah melakuakn pekerjaan akan mengisi semacam kuisner (pertanyaa) untuk diisi ” tidak akan memberikan sesuatu dalam bentuk apapun dan akan mengikuti peraturan undang undang yang berlaku. Dan disitu bisa mengisi centang puas dan tidak puas untuk mengisi bintang 1 atau bintang 2. Disinilah ada nilai kontrol dalam melaksanakn tugas sehari hari.
Melampaui Target
Ketika menjawab pertanyaan Wacana Publin seputar masalah target penerimaan jasa yang dibebankan untuk tahun 2025 ini, ungkap Iwan, sebenarnya sudah melampai target dari yang ditetapkan. “Penerimaan kami hingga Medio Desember 2025 ini telah terealisir sebesar 637 % dari target yang ditetapkan,” tegas Iwan dengan nada semangat.
“Guna mencapai target tersebut, komitmen atasan sampai dengan kebawah harus sama dan kita bekerja sesuai dengan tugas pokok dan fungsi masing masing yang ditugaskan. Selain itu, tidak boleh gampang puas apa yang diperoleh ini hari,” tutup Iwan mengakhiri perbincangannnya. * (tas/wp)













