LUWUK SELATAN, Wacana Publik – Pemerintah Kabupaten Banggai melalui Bagian Sumber Daya Alam (Bag. SDA) bersama PT. Pertamina EP melangsungkan Sosialisasi Survei Seismik 2D & 3D Tedong pada Rabu (12/11/2025) di Ruang Rapat Umum Kantor Bupati Banggai
Survei Seismik merupakan kegiatan pengumpulan data lapisan bawah bumi sehingga dapat diketahui lokasi dan jumlah sumber daya dan cadangan Minyak dan Gas Bumi yang baru.
Survei ini bertujuan untuk delineasi struktur Tedong yang telah terbukti sebagai penemuan hidrokarbon dari sumur eksplorasi Tedong.
Wilayah survei seismik ini akan meliputi Kabupaten Banggai dan Morowali Utara. Untuk Banggai akan dilakukan di Kec. Toili Barat. Morowali Utara akan dilakukan di Kec. Momosalato & Kec. Bungku Utara.
Manager Exploration Planning & Operation PT. Pertamina EP Yulian Wahyudi dalam sambutannya mengatakan, Pertamina EP berkomitmen terhadap pelaksanaan survei seismik 2D dan 3D Pedong.
“Kami tetap mengedepankan faktor keselamatan, faktor lingkungan, dan yang paling penting menghargai adat istiadat yang ada di Kabupaten Banggai.” Kata Manager Yulian Wahyudi.
Bupati Banggai Ir. H. Amirudin, SP., MM dalam sambutannya mengatakan, Pekerjaan survei seismik adalah pekerjaannya 23 Tahun yang lalu.
“Survei seismik dalam rangka mencari titik baru sumber minyak dan gas bumi.” Ujar Bupati Banggai Amirudin.
Bupati Amirudin juga menyampaikan, Pemerintah menyambut baik pekerjaan survei seismik ini, karena tanpa dilakukan survei seismik kita tidak akan pernah menemukan cadangan baru.
Bupati Amirudin yang sudah menjabat dua periode di Kabupaten Banggai ini, juga tak lupa mengingatkan bahwa gas dan minyak fosil ini pasti ada umurnya. Khusus untuk saat ini yang ada Kabupaten Banggai, masih memiliki cadangan untuk produksi hingga 2027 tanpa adanya eksplorasi.
“Puji syukur Kabupaten Banggai saat ini terdapat kegiatan eksplorasi seismik, harapannya dari kegiatan seismik ini kita akan menemukan cadangan baru sehingga menambah produksi kita.” Jelas Amirudin Bupati Banggai dengan terus terang.
Bupati Banggai Amirudin lalu membuka kegiatan Sosialiasi Survei Seismik ini dengan resmi, lalu memandu langsung proses diskusi interaktif dengan audiens dan instansi terkait.
Adapun tahapan operasional survei dimulai dari Perizinan dan Sosialisasi, Topografi serta Penyiapan Lintasan, Pendataan Kepemilikan Lahan dan Kondisi Fisik Bangunan, Pekerjaan Pemboran Dangkal serta Pengisian Sumber Getar, Perekaman Data menggunakan Sumber Getar, Pendataan Akhir, dan Pembayaran Kompensasi dan Penyelesaian.
Sosialisasi ini akan dilakukan bertahap mulai dari tingkat Kabupaten, Kecamatan, hingga Desa.
*Tim Diskominfo/Wacana Publik.








