MOILONG, WACANA PUBLIK – Tidak bisa dipungkiri kalau wilayah Desa Sumber Harjo Kecamatan Moilong Kabupaten Banggai, kini kondisi wilayahnya semakin Bersinar ( Bersih- Indah – aman dan Rapih ) serta bersahaja. Betapa tidak. Pada tahun anggaran 2025 ini, Desa Sumber Harjo ibaratnya ketiban durian runtuh yang jatuh dari langit atau kebanjiran proyek yang masuk di desanya.

Hal tersebut bisa dibuktikan dengan giatnya pelaksanaan pembangunan yang ada di desanya. Pada tahun anggaran 2025 ini, Pemerintah Desa Sumber Harjo telah mengalokasikan lewat dana ADD (Anggran Dana Desa) untuk berupa pembanguan fisik seperti pembangunan drainase panjang 200 meter dengan anggaran sebesar Rp 150 juta lebih. Selain itu, ada pelaksanaan pembangunan plat deker sebanyak 2 unit dengan anggaran masing masing sebesar Rp 20 juta lebih.
Ketika bincang bincang dengan Wacana Publik di rumah kediamannya Desa Sumber Harjo, belum lama ini, Kepala Desa Sumber Harjo, Baron Hermanto, mengatakan, kegiatan pelaksanaan pembangunan yang ada di desanya selain mengunakan dana desa, ada juga kegiatan pembangunan yang di biayai lewat dana aspirasi (pokir) baik dari tingkat provinsi maupun dari kabupaten.
Menurut Baron Hermanto, dana aspirasi dari Provinsi Sulawesi Tengah untuk pembangunan fisik yang masuk di desanya antara lain, meliputi pengaspalan jalan desa panjang 200 meter dengan anggran sebesar Rp 199,4 juta lebih serta ditambah dengan pemberian 1 unit mobil ambulan.
Selain itu juga, kata Baron Hermanto, juga ada dana aspirasi dari tingkat kabupaten yang masuk di desanya berupa pembangunan fisik antara lain meliputi, peningkatan jalan usaha tani dengan panjang 750 meter dengan anggaran sebesar ratusan juta.
Bukan hanya itu, tambah Baron Hermanto, dana aspirasi dari kabupaten juga untuk pelaksanaan pembangunan jaringan irigasi tersier (Jitut) dengan anggaran ratusan juta dan pengaspalan jalan desa dengan panjang 175 meter dengan anggaran juga ratusan juta serta pembangunan drainase dengan panjang 220 meter dengan anggaran juga mencapai ratusan juta.
Selain itu juga, sebut Baron Hermanto, ada bantuan dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Banggai berupa 1 unit kendaraan bermotor yakni motor Viar dengan roda 3
Terkait dengan kegiatan pemberdayaan masyarakat yang ada di desanya, sebut Baron Hermanto, sekitar 20 persen dana desa masuk dikegiatan Bundes yang kegiatannya antara lain meliputi, kegiatan penggemukan sapi dan budi daya ikan tawar. Untuk kegiatan penggemukan sapi ada 1 kelompok dan kegiatan budi daya ikan tawar ada 2 kelompok.
” Sementara untuk Koperasi merah putih di Desa Sumber Harjo secara legal formal sudah terbentuk sesuai badan hukum yang ada, namun usahanya belum berjalan dengan baik sebagimana yang kita harapkan bersama,” jelas Baron Hermanto. * (tasiman/wacana publik)











