Paket Menyusut, Duit Stabil! Ada Apa di Dapur Bidang PBIP PUPR Banggai? Proyek Multiyears Jadi Kunci?

banner 468x60

LUWUK, WACANA PUBLIK – Di balik berkurangnya jumlah paket proyek tahun 2026, ternyata alokasi anggaran di Bidang Penataan Bangunan, Infrastruktur dan Pemukiman (PBIP) Dinas PUPR Kabupaten Banggai justru tetap “bernapas lega”. Ada apa sebenarnya?

Tim dari Wacana Publik mencoba menelusuri langsung ke ruang kerja Kepala Bidang PBIP Dinas PUPR Kabupaten Banggai, I Putu Jati Arsana, ST.,MT Jumat (20/2).

banner 336x280

Paket Berkurang, Tapi Uang Tak Ikut “Diet”

Menurut I Putu Jati Arsana yang juga merangkap sebagai Ketua PPK, secara kasat mata jumlah paket pekerjaan tahun 2026 memang mengalami penurunan dibanding tahun sebelumnya. Namun jika dilihat dari sisi alokasi anggaran, nilainya relatif stabil.

“Memang paketnya berkurang, tapi anggarannya tetap stabil karena ada proyek strategis daerah yang masuk skema multiyears,” ungkapnya.

Nah, di sinilah kuncinya.

 Proyek Rumah Sakit: Si “Raksasa” Multiyears

Salah satu proyek strategis yang menyedot porsi besar anggaran adalah pengembangan rumah sakit daerah.

Proyek ini menggunakan skema multiyears selama tiga tahun dengan total nilai anggaran mencapai Rp351,70 miliar.

Rinciannya: Tahun 2026: Rp114,8 miliar, Tahun 2027: Rp187,8 miliar, Tahun 2028: Rp48,4 miliar, Total keseluruhan: Rp351,70 miliar.

Menurut I Putu Jati Arsana, proyek ini menjadi prioritas karena bersifat sangat strategis untuk peningkatan layanan kesehatan masyarakat Banggai.

Investigasi Wacana Publik menemukan bahwa skema multiyears inilah yang membuat jumlah paket tampak menyusut—karena beberapa pekerjaan besar “dikunci” dalam satu kontrak jangka panjang.

Kolam Renang Tahap II & RPH Ikut Nyemplung. Selain rumah sakit, ada pula proyek lanjutan seperti:

Kolam renang tahap II senilai Rp15  miliar, Pembangunan Rumah Potong Hewan (RPH)

Total keseluruhan anggaran Bidang PBIP tahun 2026 mencapai Rp177,8 miliar di luar komitmen multiyears.

 Bagaimana dengan Paving Block dan Pengadaan Langsung?

Ketika ditanya soal proyek-proyek kecil seperti paving block dan pengadaan langsung—yang kerap menjadi sorotan publik— I Putu Jati Arsana menegaskan bahwa di bidang PBIP tidak ada persoalan terkait identitas anggaran maupun pelaksanaan. “Kalau di PBIP, tidak ada masalah,” tegasnya.

Ketika disinggung masalah efisiensi anggaran, ungkap I Putu Jati arsana, menegaskan, kalau di bidang PBIP tidak terjadi masalah, relative stabil. */tasiman wacana publik

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *