Dinas PUPR Kabupaten Banggai Melalui Bidang Pengairan Kerjakan 261 Paket Kontruksi Tahun 2025 Dengan Realisasi Mencapai 96 Persen Lebih

banner 468x60

LUWUK, WACANA PUBLIK – Bidang Pengairan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Banggai memiliki 261 paket pekerjaan Infrastruktur yang dikerjakan di tahun 2025 ini. Dari 261 paket proyek yang ada, 31 paket diantaranya adalah paket tender dan selebihnya adalah paket PL (Penunjukan Langsung). Terkait realisasi pekerjaan fisik dilapangan hingga akhir Medio Desember 2025 ini rata rata sudah mencapai 96 persen lebih.

Hal tersebut diungkapkan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Dinas PUPR Kabupaten Banggai Bidang Pengairan, Astrid Dwijayanthi, ST.,MT ketika menjawab pertanyaan Wacana Publik di ruang kerjanya, belum lama ini, terkait tentang realisasi pekerjaan proyek pembangunan di Bidang Pengairan hingga akhir tahun 2025.

banner 336x280

“Alhamdulilah tahun ini lebih baik jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Walaupun pengurusan paket proyek ini rata rata dimulai bulan Juni atau pertengahan tahun 2025. Dari sebanyak 261 paket pekerjaan proyek kontruksi di tahun 2025 ini, bisa diselesaikan dengan baik dalam waktu enam bulan dengan realisasi pekerjaan rata rata bisa mencapai 96 persen lebih”,” ujar Astrid Dwijayanthi dengan serius.

“Sementara sisa paket pekerjaan yang realisasi fisiknya masih tertunda (terhutang) di beberapa titik lokasi yang ada, akan bisa diselesaikan dengan baik sesuai komitmen para mitra yang ada,” tegas Astrid Dwijayanthi dengan nada meyakinkan.

“Jumlah paket proyek pada bidangnya di tahun 2025 ini terbilang lebih sedikit, jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya dan tahun depan akan lebih sedikit lagi,” tutur Astrid menambahkan.

Alasannya, ungkap Astrid, dikarenakan pihak PUPR Banggai di tahun 2025 ini, akan lebih folus pada pekerjaan bangunan gedung, infrastruktur jalan hingga pembangunan jembatan. Meski demikian, total pekerjaan pada Bidang Pengairan masih terdapat item pekerjaan seperti drainase, irigasi dan sungai pantai.

Menurut pejabat yang masih berstatus lajang dan cantik ini, ada tiga item pekerjaan yang dikerjakan di tahun 2025 ini diantaranya tentang kelanjutan pekerjaan tanggul Desa Kalolos Kecamatan Kintom, dan kemudian kelanjutan draf studi perencanaan tanggul pantai Jole serta serta Daerah Irigasi Bahulolok yang sering meluap di Pantai Dongin.

Astrid Dwijayanthi juga menyebutkan, pelaksanaan studi tanggul pantai Jole itu dilakukan lantaran kerap mengalami terpaan ombak yang sangat besar ketika masuk pada musimnya. Olehnya itu, lanjut Astrid, Dinas PUPR Banggai tengah menyiapkan Draf desain untuk pantai Jole dan bakal turun langsung meninjau lokasi tersebut.

Selain itu, tambah Astrid, Sesuai Inpres Nomor.2 tahun 2025 tentang Percepatan Pembangunan Peningkatan Rehabilitasi serta Operasi Pemeliharaan Jaringan Irigasi untuk mendukung swasembada pangan di daerah Kabupaten Banggai ini, Dinas PUPR Banggai melalui Bidang Pengairan di tahun anggaran 2026 yang akan datang, akan mengusulkan sebanyak lima proyek Daerah Irigasi (DI) diantaranya adalah Daerah Irigasi Rata, Daerah Irigasi Topo, Daerah Irigasi Tumelongsong dan Daerah Irigasi Piondo serta Daerah Irigasi Uwelolu.

Diakhir perbincangannya, ia berharap seluruh pekerjaan kontruksi tahun 2025 ini dapat direalisasikan dengan baik dan lancar. Ia juga berpesan, jika selama berjalannya pekerjaan masyarakat dapat memberikan masukan hingga komunikasi apabila terdapat kejanggalan di lapangan.

” Dengan demikian kami bisa secara cepat untuk melakukan koordinasi kepada penyedia kontraktor untuk mendapatkan solusi yang terbaik, ” pungkas Astrid dengan terus terang. * (tas/wp)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *